Jakarta bermula dari sebuah bandar kecil di muara sungai Ciliwung
sekitar 500 tahun silam. selama berabad-abad kemudian kota bandar
ini berkembang menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai
hingga kini. tepat tanggal 22 Juni nanti kota ini berulang tahun,
dan akan ada perayaan untuknya yang meriah seperti tahun-tahun
sebelumnya.
mmmm.... namun, disini saya bukan ingin menulis tentang
sejarah ataupun hari jadinya kota ini. tapi, saya ingin sedikit
berbagi cerita tentang hari ini di kota ini yang tidak hanya
terkenal kemacetannya, kebisingannya, keramaiannya, ataupun
polusinya (mmm... dan sudah bukan rahasia umum lagi :D). itu semua
membuat saya pusing dan eneg tentunya, namun hal ini sudah biasa dan
terbiasa. kali ini, yang membuat saya ingin menulis adalah karena
sebuah pemandanganan yang tidak enak untuk dilihat..
ini baru kali pertama saya melihat
luka busuk yang dimanfaatkan seseorang untuk mengemis...
saya baru saja berada
sehari di kota ini, namun membuat saya jengah dengan pola dan
tingkah orang-orang yang menghuni kota ini..
memang bukan salah
mereka tapi keadaan yang memang begini adanya!
saya
bersyukur, untuk semua yang ada pada diri saya.. saya masih lebih
beruntung dari mereka... maaf teman-teman yang memohon dan meminta
bantuan, saya tidak bisa membantu banyak untuk luka kalian.. maaf.
bagaimana tidak enak dilihat, saya hampir muntah dibuatnya.
bayangkan saja, hari ini ada ampat *berapi-api* pengemis yang
bermotif sama... dengan cara meminta dan memohon kepada saya dan
penumpang lainnya untuk iba pada luka yang membusuk.. ada yang
dipergelangan kaki, dengkul, paha, hingga lengan. entah disengaja
atau tidak, itu hanya mereka yang tau. tapi luka membusuk itu
membuat saya pusing dan eneg, ntah pada penumpang lain...
oia, saya juga tidak ingin berlebihan, namun membusuk disini
dalam arti sebenarnya :(..
maaf, bukan apa-apa.. saya mengerti maksud mereka, apa lagi di
kota ini banyak sekali orang seperti mereka yang bisa kita temui...
mereka salah satu peramai kota ini...
---Me---